Sinar terang diantara bintang-bintang mungkin tidak lebih indah dari pesona yang terpancar dari wajahmu, entah mengapa aku tidak bisa berhenti untuk menghargai ciptaan tuhan yang begitu terpancar dari sorot matamu. Kamu

  Disaat aku berada didalam suatu ruangan yang sama, entah mengapa tatapan itu membuat aku yakin jika suatu saat nanti akan aku miliki. Walaupun banyak ketidak mungkinan kamu melihat kearahku tapi aku

  Bagian Tujuhbelas “pesta perayaan”   Rahma mengetuk pintu kamarnya dan ia pun masuk untuk menemui Fahmi, untuk pertama kalinya ia melihat suaminya begitu diam dihadapannya. Ia menghampiri Fahmi yang sedang duduk

  Cerita Lima ‘’maaf ayah”   Alisa kembali ke kelas saat jam olahraga belum selesai, ia langsung duduk ke bangkunya dan bersandar dengan bantuan tangannya. Lagi-lagi Alisa memikirkan permasalahan dengan ayahnya, bahkan

  Bagian Enambelas “ada jalan”   Fahmi meleparkan bekas minuman kaleng kepintu masuk ruangannya yang tidak sengaja bertepatan dengan masuknya Riko keruangannya, Fahmi pun sadar dan meminta maaf karena tidak sengaja mengenainya.”ada

  Cerita Empat “gosip itu berlebihan”   Hari yang ditunggu pun tiba wajah panik diraut wajah Alisa sudah tidak terbendung lagi, ia takut jika sesuatu yang buruk itu terjadi. Sebelum berangkat kerja

  Bagian Limabelas “Ismail”   Menjelang malam Rahma menghampiri Ismail yang sedang bermain bersama mba Sari, Ismail tersenyum begitu lebarnya seakan-akan tidak ada masalah apapun. Rahma ingin sekali masuk kedalam hati anaknya

  Cerita Tiga “dia yang selalu mengerti”   Kumpulan cerpen orang tua dan anaknya- Menimbulkan masalah membuat Alisa takut pulang kerumah, ia pun sudah berkeliling jalan dan memikirkan harus bagaimana mengatakan pada ayahnya.