Sinar terang diantara bintang-bintang mungkin tidak lebih indah dari pesona yang terpancar dari wajahmu, entah mengapa aku tidak bisa berhenti untuk menghargai ciptaan tuhan yang begitu terpancar dari sorot matamu. Kamu

  Cerita Empat “gosip itu berlebihan”   Hari yang ditunggu pun tiba wajah panik diraut wajah Alisa sudah tidak terbendung lagi, ia takut jika sesuatu yang buruk itu terjadi. Sebelum berangkat kerja

  Waktu… Seperti halnya air, ia terus mengalir Ia mengalir sesuai jalan yang ada Tak kala ia berbelok karena merasa jalan itu lebih baik Terkadang juga ia harus berhenti karena tersumbat oleh

  Bagian Empatbelas “anak ku”   Sejak malam itu Fahmi tak pulang kerumah Rahma maupun ketempat Lisa, ia pergi untuk menenangkan pikirannya dan apa yang harus dilakukannya. Namun Rahma berfikir jika Fahmi

  Cerita Dua “masalah”   Cerita cinta keluarga islami- Embun pagi menetes dibalik jendela kamar Alisa, ia tersadar dari lamunananya. Ia masih belum siap dengan apa yang akan terjadi hari ini, mungkin

  Waktu menunjukan pukul 07.00, Hera masih sibuk dengan merias wajahnya. Hari ini ia telah membuat janji dengan temannya untuk menemani Eni temannya untuk berobat kedokter. Eni sangat takut dengan rumah sakit

    Rasanya seperti pertama masuk kuliah, aku sungguh ragu dengan apa yang telah aku pilih saat ini. apa mungkin aku telah mengambil keputusan yang benar, apa jalan ini adalah jalan yang

Bagian Tigabelas “karena ingin itu berat”   Berkali-kali Hp Rahma berbunyi ada telfon dari Fahmi namun Rahma tak memperdulikannya, ia masih merasa sakit hati dengan kejadian hari ini. Kali ini menangis tak