Bacayok

  Bagian Empatbelas “anak ku”   Sejak malam itu Fahmi tak pulang kerumah Rahma maupun ketempat Lisa, ia pergi untuk menenangkan pikirannya dan apa yang harus dilakukannya. Namun Rahma berfikir jika Fahmi

  Cerita Dua “masalah”   Cerita cinta keluarga islami- Embun pagi menetes dibalik jendela kamar Alisa, ia tersadar dari lamunananya. Ia masih belum siap dengan apa yang akan terjadi hari ini, mungkin

  Waktu menunjukan pukul 07.00, Hera masih sibuk dengan merias wajahnya. Hari ini ia telah membuat janji dengan temannya untuk menemani Eni temannya untuk berobat kedokter. Eni sangat takut dengan rumah sakit

    Rasanya seperti pertama masuk kuliah, aku sungguh ragu dengan apa yang telah aku pilih saat ini. apa mungkin aku telah mengambil keputusan yang benar, apa jalan ini adalah jalan yang

    Aku tahu menunggu itu bukanlah sesuatu yang mudah aku juga sadar menunggu itu bukan merupakan sesuatu yang enak untuk dilakukan dan lagi lagi aku juga sudah tahu bahwa menunggu itu

Bagian Tigabelas “karena ingin itu berat”   Berkali-kali Hp Rahma berbunyi ada telfon dari Fahmi namun Rahma tak memperdulikannya, ia masih merasa sakit hati dengan kejadian hari ini. Kali ini menangis tak

  Cerita Satu “keluarga”   KRIIIINNNGGGGGG “Alisa bangun”. Ucap seseorang yang tak asing dibalik pintu kamarnya ‘Hari terus berjalan tak terasa umurku sudah 16 tahun, rasanya baru kemarin aku masih selalu minta

Musik terdengar begitu kerasnya ditelinga siapa pun yang mendengarnya, Desi berdiri didepan pintu dengan membawa sapu ditangannya. Sejak menikah ia memang lebih sering dirumah untuk mengurus rumah tangga, awalnya memang tak ada