Jodoh

Diposting pada

 

Perkumpulan dua keluarga ini menjadi saksi acara dimana untuk pertama kalinya Qiqi bertemu dengan calon istrinya yang dipilihkan oleh ayahnya, ia dengan terpaksa menerima perjodohan ini karena ada perjanjian dengan ayahnya yang ia rasa cukup menguntungkan bagi Qiqi.

Rombongan keluarga pun tiba dirumah calon mempelai wanita, wajah Qiqi yang terlihat tidak bahagia membuat tidak enak di lihat oleh pihak keluarga. Walaupun begitu keluarga perempuan sangat memaklumi keadaan ini, karena biar bagaimanapun perjodohan bagi anak jaman sekarang mungkin dirasa kurang masuk akal dan terkesan kuno. Mereka pun dipersilakan masuk, Qiqi yang sedari tadi melihat kesana kemaripun heran tidak menemukan foto calon istrinya. Ia takut jika nanti wajah calon istrinya tidak sesuai seperti apa yang dia inginkan, itu membuat Qiqi merasa kecewa, dan ia pun harus pasrah tentang apa yang akan terjadi kedepannya.

Setelah acara lamaran, hari yang sudah ditunggu pun tiba. Dimana Qiqi kali ini benar-benar akan menjadi seorang suami dari wanita yang belum pernah ia kenal sebelumnya, hatinya pun semakin tidak karuan membayangkannya.

Tidak lama penghulu pun datang dan berhasil membuat Qiqi makin degdegan dan bercucur keringat dingin disekujur tubuhnya, karena sebentar lagi ia akan menjadi suami dari wanita yang tidak sama sekali ia kenal. Jangankan untuk kenal melihat wajahnya pun ia tidak pernah, penghulu dudukvdisamping ayah mempelai wanita dan tepat didepan Qiqi. Perasannnya makin tidak karuan karena mempelai wanita datang dengan menggunakan penutup wajah, Qiqi sangat ragu untuk melakukan proses pernikahan ini tapi ia tidak mungkin untuk membatalkannya karena keluarganya pasti akan sangat kecewa dengannya jika itu terjadi.”apa yang harus aku lakukan, ah ya sudah lah pilihan ayah pastilah yang terbaik buat anaknya”. Batin Qiqi untuk menenagkan diri

Ayah sang wanita mulai menjabat tangan Qiqi, ia gemetar dan gugup untuk memulai semuanya. Dan saat ayahnya menyebutkan nama anaknya dan ikrar selanjutnya itu membuat Qiqi berhenti ditengah jalan.”saya terima nikahnya Jihan Larasati binti Ainudin, tunggu tadi siapa Jihan Larasati pak”. Qiqi berhenti ditengah prosesi akad nikah dan semua orang pun melihat kearahnya

“iya Jihan Larasati, kenapa nak Qiqi ada yang salah”. Tanya Ainudin ayah Jihan

Qiqi melihat kearah Jihan calon istrinya yang juga melihat kearahnya bingung, karena berhenti pada akad nikah. Semua orang melihat kearah Qiqi, tamu pun mulai membicarakan apa yang dilakukan Qiqi.”Qiqi, kamu kenapa, semua orang melihat kearah kamu”. Kata ayah Qiqi yang kebingungan

Qiqi kembali menghadap ayah Jihan dan mengusap keringat yang sudah mulai mengering itu, Qiqi pun meminta untuk kembali melanjutkan acara akadnya.”maaf pak, mari kita lanjutkan prosesi akad nya. Saya sudah siap”. Kata Qiqi semangat

Prosesi akad pun berjalan lancar dan sesuai dengan keinginnya, Qiqi pun mendekat kearah Jihan yang telah menjadi istrinya. Ia tersenum bahagia saat berjalan mendekati istrinya, setelah tepat didepannya Qiqi menatap Jihan dengan pandangan yang bahagia berbanding terbalik saat ia datang pertama kali kerumah Jihan. Qiqi meraih tangan Jihan untuk pertama kalinya dan terlihat gemetar.”udah lama nggak ketemu ya Han, apa kabar kamu”? Tanya Qiiq seakan-akan sangat mengenal Jihan

Jihan menatap Qiqi.“lama tidak bertemu juga Qi”. Jawab Jihan

“aku nggak nyangka kalo itu kamu Han dan aku makin nggak nyangka kalo kamu adalah istri aku sekarang”.

Jihan hanya tersenyum mendengar ucapan Qiqi

Setelah diketahui bahwa sebenarnya Qiqi adalah teman Jihan waktu dulu, ia sudah lama menyimpan rasa pada Jihan. Namun ia tidak pernah mengungkapkannya karena merasa malu jika berhadapan dengan Jihan, namun sekian lama Qiqi tidak pernah lagi bertemu dengan Jihan dan kali ini benar-benar bertemu lagi dengan cinta lamanya yang sekarang telah resmi menjadi istrinya. Dan Qiqi pun mengabaikan perjanjiannya dengan ayahnya, karena apapun itu berkat perjodohan ini Qiqi bisa bersama dengan cinta yang dulu sangat ia idamkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *